SOKOGURU
PERTUMBUHAN GEREJA
PERTUMBUHAN GEREJA
tidak terjadi begitu saja, pasti ada penyebabnya. Sebuah gereja mungkin
memiliki pesan yang benar serta hamba Allah yang setia dan benar, namun tetap
kecil dan tidak berkembang. Bangunan rohani mempunyai empat sisi dengan ukuran
sama.
Sokoguru Satu : Kesehatan _gereja sebagai
persekutuan bersifat kualitatif
Sokoguru Dua :Bentuk _gereja membentuk satu bangunan yang
tepat dan dapat dilayani
Sokoguru Tiga :Fungsi _masyarakat
setempat melalui penginjilan yang agresif
Gereja dikatakan telah
memenuhi standar dari gereja Perjanjian Baru dan mengikuti tatanan serta maksud
sepenuhnya dari Perjanjian Baru jika empat sokoguru tersebut, gereja tetap
kecil, timpang dan tidak dewasa.
SOKOGURU
KESATU _ KESEHATAN DARI GEREJA
KESEHATAN DARI GEREJA
diukur oleh kualitas moral dan spiritualnya, bukan oleh satu metodologi
aktivitas atau satu teknologi Pragmatis. Dengan demikian , gereja adalah satu
persekutuan yang memiliki kualitas.
GEREJA HARUS MENGENAL
DAN MERASAKAN KEHADIRAN ROH KUDUS
Gereja telah ditetapkan
secara ilahi menjadi tempat kediaman Allah didalam dan oleh Roh Kudus . ini
menjadi satu kenyataan pada hari Pentakosta . Sekumpulan orang-orang percaya
disatukan ke dalam Bait Allah yang kudus dan “dipenuhi Roh Kudus” seperti Bait
Salomo dipenuhi oleh kehadiran Allah.Gereja secara bebas menerima kehadiran
serta otoritas Roh Kudus, dan secara intim dan dinamis hidup bekerja didalam
Dia.
GEREJA DARI ORANG-ORANG
PERCAYA-SUATU PERSEKUTUAN-HARUS DIIKAT OLEH IMAN YANG SAMA
Gereja rasuli adalah
satu persekutuan dari orang-orang percaya. Mereka mempercayai Allah sebagai
Allah yang hidup, Allah yang hadir dalam sejarah, yang menjadi Aktor utama
dalam sejarah, baik secara langsung maupun tidak melalui Kristus atau Roh
Kudus. Iman orang-orang Kristen mula-mula ada dalam penampilan dan penekanan
iman yang baru. Bagaimanapun, kekristenan mempunyai kesinambungan dengan
ajaran-ajaran, janji-janji , dan harapan-harapan dari Perjanjian Lama.
GEREJA HARUS
MENUNDUKKAN DIRINYA PADA KEPEMIMPINAN YANG DITETAPKAN ALLAH
Hubungan-hubungan
komunal, saling menguatkan, pelaksanaan tugas yang efisien dan pelayanan yang
efektif menuntut kepemimpinan yang kuat pada tahap-tahap awalnya.
Pada awal dari suatu
gerakan, arti penting dari kepemimpinan yang kuat dan bijaksana tidak dapat
nilai dan tidak cukup dikenal khususnya oleh pikiran orang Amerika .
GEREJA HARUS DIBENTUK
MENJADI SATU PERSEKUTUAN YANG UTUH DAN BERFUNGSI
Gereja merupakan sebuah
persekutuan (komunitas) yang menyatu, berfungsi secara harmonis dan serasi,
sepikir, sejiwa, dan sehati. Untuk membangun kesatuan dan kesamaan di antara
orang-orang percaya dari latar belakang keagamaan,kebangsaan dan kemasyarakatan
yang berbeda, Roh Kudus menyatakan diri-Nya dengan cara yang sama pada beberapa
peristiwa. Hanya bukti seperti itu yang bisa mempengaruhi orang-orang Yahudi
untuk memiliki damai sejahtera, untuk memuliakan Allah, dan mengakui bahwa
Allah juga memberikan pertobatan kepada bangsa bukan Yahudi.
GEREJA HARUS MEMBAWA ANGGOTANYA
KEPADA JALAN KEMURIDAN
Murid tidak dapat dihasilkan
secara tergesa-gesa dan besar-besaran. Untuk tujuan ini gereja harus bekerja
keras, berdoa, dan mengharapkan dengan iman, Karena ia merupakan pranata yang
ditetapkan Allah untuk mencapai tujuan ini.
GEREJA HARUS
MEMBERITAKAN BERITA YANG RELEVAN DARI PENYATAAN ILAHI YANG DIDEFINISIKAN SECARA
JELAS
Berita tersebut berakar
dlam sejarah dari seorang Oknum, dan sebenarnya berakar pada
peristiwa-peristiwa.
GEREJA HARUS TERUS
BERDOA
Doa berkemenangan harus
dipelajari melalui pelajaran denga Roh Kudus dan persekutuan dengan orang-orang
kudus.
GEREJA HARUS HIDUP
DITENGAH-TENGAH MUKJIZAT
Mukjizat-mukjizat telah
menyebabkan bangsa Israel ke luar dari Mesir, dan manifestasi-manifestasi
adikodrati telah menyertai pemberian Hukum Taurat, peraturan-peraturan, dan lembaga-lembaga
Israel.
GEREJA HARUS MAU DENGAN
SUKACITA MENDERITA DAN BERKORBAN BAGI TUHANNYA DAN BAGI PEMBERITAAN INJIL
Menderita adalah salah
satu bentuk kurban persembahan. Namun, mempersembahkan kurban bisa melalui
penyerahan tubuh kita sebagai persembahan yang hidup.
SOKOGURU
KEDUA_BENTUK DARI GEREJA
KIASAN MENGENAI GEREJA
sebagai satu tanaman sehat yang bertumbuh mengandung pengertian mengenai satu
dorongan dari dalam serta pengertian tentang dinamika.
ALKITAB DAN STRUKTUR
Alkitab tidak menghindari
organisasi. Struktur dan organisasi adalah terkait dengan penciptaan dan alam
semesta di mana kita hidup. Kini diperlukan struktur untuk mendukungannya serta
memberinya bentuk, tatanan, dan stabilitas. Organisasi itu sedang membentuk
organisasinya: gereja sedang menjadi sebuah lembaga. Struktur memungkinkan
pembagian kerja dan pemberian tugas-tugas secara adil.
BERBAGAI MASALAH DAN KETEGANGAN
Reaksi masa kini
organisasi dan struktur bukan berasal dari atau didorong oleh Alkitab. Namun ,
di samping bahaya-bahaya dari organisasi, sebenarnya gereja sebagai lembaga dan
badan yang dibentuk secara ilahi tidak mungkin mengabaikan prinsip-prinsip
Perjanjian Baru tentang struktur, bentuk dan tatanan.
SEJARAH DAN STRUKTUR
Dari segi sejarah,
gereja telah memainkan peran seolah kekuatan imajinatif dan kreaktif dari Allah
telah habis atau tertahan dalam bentuk-bentuk yang telah disediakan oleh
sejarah dan budayaa bagi gereja, bukan oleh Allah, misalnya struktur episkopal,
presbiter, kongregasional dan persaudaraan. Sejarah dan tradisi, betapapun
mereka kelihatan sacral, tidak boleh menjadi penentu. Struturalisme tidak boleh
dibiarkan membelenggu pekerjaan-pekerjaan yang bebas dari Roh Kudus.
FAKTOR PENENTU BENTUK DAN STRUKTUR
Bentuk dan organisasi
dari gerakan ditentukan setidak-tidaknya oleh lima factor : Faktor yang mutlak,
Faktor-faktor mutlak yang relatif, Gereja dan gerakan-gerakan yayasan
penginjilan, faktor-faktor yang relative,
Injil adalah perancangnya sendiri.
SOKO
GURU KETIGA- FUNGSI DARI GEREJA
Gereja kearah kedalam,
yaitu gereja yang harus memulai dengan perubahan dari dalam gereja itu sendiri.
Dengan memahami dari makna gereja dan hubungannya dengan Allah.
Gereja kearah keluar,
yaitu dengan gereja memahami hubungannya dengan dunia luar yang harus diperbaiki. Dengan gereja
mengarah keluar harus dberikan sifat yang baik dan mudah bersosialisasi.
Kritik
Sebagai jemaat gereja
harus saling membantu dalam pembangunan suatu gereja untuk mewujudkan gereja
yang sehat. Banyak pada zaman sekarang gereja lebih mementingkan suatu golongan
tertentu dan membeda-bedakan antar jemaat kaya dan yang miskin. Itu menyebabnya
gereja tidak berkembang sampai kapanpun bila masih menerapkan sifat
keduniawian.
Saran
Kita harus member
perubahan dalam gereja dengan tindakan-tindakan yang nyata dan konkrit. Saran
yang harus dperbarui dengan lebih
mendekatkan pada Allah dan menjalin hubungan yang harmonis antar jemaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar